Friday, 14 November 2014

Manusia Dan Pandangan Hidup

ILMU BUDAYA DASAR
NAMA                : KOKO
NPM                    :  35414902
JURUSAN :  TEKNIK INDUSTRI


UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
DEPOK
   2014/2015

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI
1.      Pengertian Pandangan Hidup ....................................................................... 3
2.      Cita-cita......................................................................................................... 3
3.      Kebajikan....................................................................................................... 4
4.      Usaha atau Perjuangan................................................................................... 6
5.      Keyakinan/kepercayaan..................................................................................7
6.      Langkah-langkah berpandangan hidup yang baik..........................................8
7.      Pengalaman Pribadi........................................................................................11
DAFTAR PUSTAKA............................................................................................. 13









MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP
A.PENGERTIAN PANDANGAN HIDUP
            Pandangan gidup bersfifat kodrati karena menyangkan masa depan seseorang.Pandangan hidup berarti pegangan,pedoman,arah untuk hidup ke depan.Pandangan hidup muncul karena adanya harapan.Pandangan hidup itu penting untuk menjalankan kehidupan ke depannya.
            Pandangan hidup diklasifikasikan bedasarkan asalnya ada tiga yaitu :
a)      Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya
b)      Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudaayaan dan norma yang terapat pada negara tersebut
c)      Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.
Pandangan yang diterima masyarakat disebut ideologi.Ideolog poitik untuk organisasi politik sedangkan untuk negara yaitu ideologi negara.Pandangan hidup mempunyai unsur cita-cita,kebajikan,usaha,keyakinan.Keempat unsur ini tidak dapat dipisahkan karena berkaitan satu sama lain.
B.CITA-CITA
            Cita-cita adalah keinginan,harapan akan sesuatu hal yang harus dicapai untuk kepuaan tersendiri.Cita-cita merupakan pandangan hidup kedepannya.Orang yang tidak memiliki cita-cita berarti orang yang tidak mau menjalanin hidup dan idak memikirkan masa depan.
Apabila  cita-cita  itu tidak mungkin  atau belum mungkin  terpenuhi,  maka  cita-cita  itu disebut angan-angan.  Disini persyaratan dan kemampuan  tidak/belum  dipenuhi  sehinga  usaha untuk mewujudkan  cita-cita  itu tidak mungkin  dilakukan. 
            Antara masa sekarang   yang merupakan  realita dengan masa yang akan datang  sebagai ide atau cita-cita  terdapat jarak waktu. Faktor  manusia  yang mau mencapai  cita-cita  ditentukan  oleh  kualitas  manusianya. Ada orang yamh hanya bercita0cita tampa usaha.Tidak ada kata tiddak mungkin jika dia mau berusaha dan ada niat.Faktor kondisi yang mempengaruhi tercapainya cita-cita, pada umumnya dapat disebut yang menguntungkan dan yang menghambat.Jadi dalam mencapai cita-cita harus dibarengin usaha dan terutama doa.
C. KEBAJIKAN
            Kebajikan  atau kebaikan adalah perbuatan  yang sesuai dengan norma-norma   agama dan etika. Manusia  berbuat  baik, karena menurut  kodratnya  manusia  itu baik, mahluk  bermoral. Atas  dorongan  suara hatinya  manusia  cenderung  berbuat  baik.dan terkadang manusia cemderung tidak berbuat baik karena ada beberapa faktor yang mempengaruhi misalnya faktor lingkungan,kondisi,dll.
            Manusia adalah seorang  pribadi yang utuh yang terdiri atas jiwa dan badan. Kedua unsur  itu terpisah  bila manusia  meninggal.Manusia itu terkaddang egois karena  mementingkan diri sendiri, seringkali manusia  tidak mengenal kebajikan.
            Manusia merupakan mahluk sosial karena manusia tidak dapat hidup tanpa manusia lain.Manusia sebagai mahluk Tuhan, diciptakan Tuhan dan dapat berekembang karena Tuhan.Untuk melihat apa itu kebajikan, kita harus melihat dari tiga segi, yaitu manusia sebagai  mahluk  pribadi, manusia  sebagai  anggota masyarakat,dan manusia sebagai  mahluk Tuhan.
Manusia adalah makhluk yang memiliki akal dan pikirian sehingga manusia itu tau membedakan mana yang baik dan mana yang buruk.Baik buruk itu ditentukan oleh suara hati. Suara hati adalah semacam  bisikan  di dalam  hati  yang  mendesak   seseorang untuk menimbang dan menentukan baik buruknya suatu perbuatan,tindakan atau tingkah laku. Namun terkadang banyak manusia yang tidak mau mendengarkan suara hatinya karena kegoisan.
Suara hati itu datangnya dari lubuk hati yang terdalam dan tidak pernah salah. Jadi berbuat atau bertindak menurut  suara hati, maka tindakan  atau perbuatan  itu adalah baik. Sebaliknya  perbuatan  atau tindakan berlawanan  dengan suara hati kita, maka perbuatan atau tindakan itu buruk. Setiap masyarakat adalah kumpulan pribadi-pribadi, sehingga setiap suara masyarakat pada hakekatnya  adalah kumpulan suara hati pribadi-pribadi  dalam masyarakat itu. Suara hati masyarakat pada dasarnya adalah baik.  
            Sesuatu  yang  baik bagi masyarakat, berarti baik bagi kepentingan masyarakat. Tetapi dapat  saja terjadi, bahwa sesuatu yang baik bagi kepentingan umum/masyarakat tidak baik bagi salah seorang  atau segelintir orang didalamnya atau sebaliiknya.
Sebagai mahluk Tuhan,  manusia pun harus mendengarkan suara hati Tuhan. Suara Tuhan selalu  membisikkan agar manusia berbuat baik dan mengelakkan perbuatan yang tidak baik. Kebajikan  berarti  berkata  sopan, santun, berbahasa baik, bertingkah laku baik, ramah tamah terhadap siapapun, berpakaian sopan agar tidak merangsang bagi  yang  melihatnya.
Kebajikan  manusia  nyata dan dapat dirasakan  dalarn tingkah  lakunya.  Karena  tingkah laku bersurnber pada pandangan hidup, maka setiap orang memiliki tingkah laku sendin-sendiri, sehingga  tingkah  laku setiap  orang  berbeda-beda.
Faktor-faktor yang menentukan tingkah laku setiap orang ada tiga hal:
·         Pertama faktor pembawaan    (heriditas)  yang telah ditentukan pada waktu seseorang masih dalam kandungan. Pembawaan merupakan  hal yang diturunkan  atau dipusakai  oleh orang  tua.
·         Faktor  kedua  yang  menentukan tingkah laku seseorang  adalah  Iingkungan (environ­ ment).  Lingkungan   yang  membentuk  seseorang  merupakan   alam  kedua    yang  terjadinya setelah  seorang  anak  lahir  (masa  pembentukan seseorang  waktu  masih  dalam  kandungan merupakan   alam  pertama  ). Lingkungan membentuk  jiwa seseorang   meliputi  lingkungan keluarga,  sekolah, dan masyarakat.Pembentukan    pribad i  dalarn   sekolah   terjadi  pada  masa  anak-anak   atau  masa   sekolah.
·         Lingkungan  ketiga  adalah  masyarakat,  yang menjadi  panutan   bagi  seseorang  adalah  tokoh masyarakat  dengan  masa setelah anak-anak  menjadi dewasa  atau duduk  di perguruan  tinggi. Selain  tokoh-tokoh  dalarn  rumah  tangga,  sekolah  dan  masyarakat  yang merupakan   person, kepribadian seorang anak juga  memperoleh pengaruh  dari benda-benda atau peralatan  dalarn lingkungaan  tersebut yang merupakan  non person.          
  Dalarn prakteknya, dari ketiga faktor diatas. yaitu hereditas, lingkungan, dan pengalarnan.
 D.   USAHA / PERJUANGAN
            Usaha/perjuangan  adalah kerja keras untuk mewujudkan cita-cita. Setiap manusia hams kerja  keras  untuk  kelanjutan  hidupnya, Sebagian hidup manusia adalah  usaha/perjuangan.Perjuangan untuk  hidup,  dan  ini sudah  kodrat  manusia.  Tanpa  usaha/perjuangan,manusia tidak dapat hidup sempuma.
            Kerja keras itu dapat dilakukan dengan otak/ilmu maupun dengan tenaga/jasmani,  atau dengan kedua-duanya.
            Untuk  bekerja  keras manusia  dibatasi oleh kemampuan.  Karena  kemampuan   terbatas itulah timbul perbedaan tingkat kernakmuran antara manusia satu dan manusia lainnya. Kemampuan   itu  terbatas  pada  fisik dan  keahlian/ketrampilan.   Orang  bekerja  dengan  fisik lemah memperoleh  hasil sedikit, ketrampilan  akan memperoleh  penghasilan  lebih banyak jika dibandingkan  dengan orang yang tidak mempunyai  ketrampilan/keahlian.

E.   KEYAKINAN / KEPERCAYAAN
            Keyakinan/kepercayaan yang menjadi dasar pandangan hidup berasal dari akal atau kekuaasaan Tuhan. Menurut Prof.Dr.Harun Nasution, ada tiga aliran filsafat,yaitu
(a)  Aliran  Naturalisme
            Hidup manusia itu dihubungkan dengan kekuatan gaib yang merupakan kekuatan tertinggi. Kekuatan gaib itu dari natur, dan itu dari Tuhan. Tetapi bagi yang tidak percaya pada Tuhan, natur itulah yang tertinggi. Tuhan menciptakan alarn semesta lengkap dengan hukum-hukumnya. secara mutlak dikuasai Tuhan.Manusia hanya dapat berusaha/berencana tetapi Tuhan yang menentukan .
               Bagi yang percaya Tuhan, Tuhan itulah kekuasaan tertinggi. Manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan. Karena itu manusia mengabdi kepada Tuhan berdasarkan ajaran-ajaranTuhan yaitu agarna. Ajaran agarna itu ada dua macarn yaitu :
1. Ajaran agarna dogmatis, yang disarnpaikanoleh Tuhan melalui nabi-nabi. Ajaran agarna yang dogmatis bersifat mutlak (absolut),terdapat dalam kitab suci Al-Quran dan Hadist. Sifatnya tetap, tidak berubah-ubah.
2.Ajaran agarna dari pemuka-pemukaagarna,yaitu sebagaihasil pemikiranmanusia, sifatnya relatif(terbatas).Ajaranagarnadari pemuka-pemukaagarnatermasukkebudayaan,terdapat dalarn buku-buku agarna yang ditulis oleh pemuka-pemuka agarna. Sifatnya dapat berubah-ubah sesuai dengan perkembanganjarnan.
Natur  adalah  kekuatan tertinggi,  maka  keyakinan  itu bermula  dan  kekuatan  natur.  Pandangan  hidupnya  dilandasi oleh  kekuatan  natur.  Manusia  yakin  bahwa  kebajikan  adalah  kebajikan  natur.  Pandangan hidup  yang  dilandasi  oleh  kekuatan  natur  sifatnya  atheisme.  Ini disebut  pandangan   hidup komunis.
(b)  Aliran  intelektualisme
            Dasar aliran ini adalah logika / akal. Manusia mengutamakan  akal. Dengan akal manusia berpikir.  Mana  yang  benar  menurut akal  itulah  yang  baik,  walaupun  bertentangan   dengan kekuatan  hati nurani.  Manusia  yakin bahwa dengan kekuatan  pikir (akal) kebajikan  itu dapat dicapai dengan sukses.
(c)  Aliran  Gabungan
Dasar aliran ini ialah kekuatan gaib dan juga akal. kekuatan gaib aninya  kelruatan yang berasal  dan  Tuhan,  percaya  adanya Tuhan  sebagai dasar keyakinan.  Sedangkan  akal adalah dasar kebudayaan,   yang menentukan  benar  tidaknya  sesuato. 
            Apabila aliran ini dihubungkan  dengan pandangan hidup, maka akan timbul dua kemungkinan  pandangan hidup. Apabila keyakinan lebih berat didasarlcan pada logika berpikir, sedangkan  hati nurani  dinomor  duakan,  kekuatan  gaib dari Tuhan  diakui  adanya  tetapi tidak menentukan, dan logika berpikir tidak ditekankan  pada logika berpikir individu, melainkan logika berpikir kolektif (masyarakat),  pandangan hidup ini disebut sosialisme.
            Apabila dasar keyakinan itu kekuatan gaib dari Tuhan dan akal, kedua-duanya mendasari keyakinan secara berimbang, akal dalam arti baik sebagai logika berpikir maupun sebagai daya rasa (hati nurani), logika berpikir baik secara individual maupun secara kolektif pandangan hidup ini disebut sosialime – religius. Kebajikan yang dikehendaki  adalah kebajikan menurut logika berpikir dan dapat diterima oleh hati nurani, semuanya itu berkat karunia Tuhan.
 F.   LANGKAH-LANGKAH  BERPANDANGAN HIDUP YANG BAlK
            Manusia pasti mempunyai pandangan hidup walau bagaimanapun bentuknya. Bagaimana kita memeperlakukan pandangan hidup itu tergantung pada orang yang bersangkutanKarena hanya dengan rnernpunyai langkah-langkah  itulah kita dapat memperlakukan pandangan  hidup  sebagai  sarana mcncapai tujuan dan  cita-cita dengan  baik.  Adapun langkah-langkah itu sebagai berikut :
(1)   Mengenal
            Mengenal merupakan suatu kodrat bagi rnanusia yaitu rnerupakan  tahap pertarna dari setiap aktivitas hidupnya yang dalam jal ini rnengenal apa itu pandangan  hidup. Tentunya kita yakin dan sadar bahwa sctiap manusia itu pasti rnernpunyai pandangan hidup, maka kita dapat memastikan bahwa pandangan hidup itu ada sejak rnanusia itu ada, dan bahkan hidup itu ada sebelum manusia itu bel urn turun ke dunia.
 (2)  Mengerti
            Tahap kedua untuk berpandangan hidup yang baik adalah mengerti. Mengerti disini dimaksudkan   mengerti terhadap pandangan hidup itu sendiri. Bila dalam bernegara kita berpandangan  pada Pancasila, maka dalam berpandangan hidup pada Pancasila kita hendaknya mengerti apa  Pancasila  dan  bagaimana  mengatur  kehidupan bernegara.
(3)  Menghayati
            Langkah  selanjutnya  setelah mengerti pandangan  hidup adalah menghayati  pandangan hidup  itu. Dengan  menghayati  pandangan  hidup kita memperoleh  gambaran  yang  tepat dan benar  mengenai  kebenaran pandangan  hdiup  itu sendiri.
            Menghayati disini dapat diibaratkan menghayati nilai-nilai yang terkandung didalanmya, yaitu  dengan  memperluas dan memperdalam pengetahuan mengenai  pandangan  hidup itu sendiri. Langkah-langkah   yang  dapat  ditempuh  dalam  rangka  menghayati  ini, menganalisa hal-hal  yang  berhubungan  dengan  pandangan  hidup,  bertanya  kepada  orang  yang  dianggap lebih tabu dan lebih berpengalaman mengenai isi pandangan hidup itu atau mengenai pandangan hidup itu  sendiri. Jadi dengan menghayati  pandangan hid up kita akan memperoleh  mengenai kebenaran  tentang  pandangan  hidup  itu sendiri.
            Yang  perIu  diingat  dalam  langkah  mengerti  dan  menghayati  pandangan   hidup  itu, yaitu  harus  ada.  Sikap  penerimaan  terhadap pandangan hidup itu sendiri. Dalam sikap penerimaan   pandangan  hidup  ini  ada  dua  altematif  yaitu  penerimaan   secara   ikhlas  dan penerimaaan  secara  tidak  ikhlas.
 (4)  Meyakini
            Setelah mengetahui  kebenaran dan validitas, baik secara kemanusiaan,  maupun  ditinjau dan  segi  kemasyarakatan  maupun  negara  dan dari  kehidupan  di akherat,  maka  hendaknya kita meyakini  pandangan  hidup  yang telah kita hayati itu. Meyakini  ini merupakan  suatu hal untuk cenderung  memperoleh  suatu kepastian sehingga dapat mencapai suatu tujuan hidupnya.
 (5.)    Mengabdi
            Pengabdian merupakan sesuatu hal yang penting dalam menghayati dan meyakini sesuatu yang telah dibenarkan dan diterima baik oleh dirinya lebih-lebih oleh orang lain. Dengan mengabdi maka kita akan merasakan manfaatnya Sedangkan perwujudan manfaat mengabdi ini dapat dirasakan oleh pribadi kita sendiri. Dan manfaat itu sendiri bisa terwujud di masa masih hidup dan atau sesudah meninggal yaitu di alam akherat.
            Dampak berpandangan  hidup Islam yang antara lain yaitu mengabdi kepada orang tua (kedua orang tua). Dalam mengabdi kepada orang tua bila didasari oelh pandangan hidup Islam maka akan cenderung untuk selalu disertai dengan ketaatan dalam mengikuti segala perintahnya. 
 (6) Mengamankan
Hal ini karena kemungkinan  merasakan  bahwa  dalam berpandangan hidup  itu dia  telah  mengikuti langkah-langkah sebelumnya dan langkah-langkah  yang ditempuhnya itu telah dibuktikan kebenarannya sehingga akibatnya bila ada orang lain yang mengganggunya rnaka dia pasti akan mengadakan suatu respon entah respon itu berwujud tindakan atau lainnya.
PENGALAMAN PRIBADI
Setiap manusia mempunyai pandangan hidup berbeda-beda tergantung pemikiran dan bagai mana manusia itu sendiri menjalani, begitupun saya punya pandangan hidup untuk kedepan mencapai cita-cita dan membaggakan orang
Setiap manusia memiliki keinginan untuk hidup sejahtera.Setiap manusia memiliki pandangan hidup yang berbeda-beda.Dengan adanya harapan cita-cita maka manusia memiliki pandangan hidup.Pandangan hidup menyangkut masa depan.
          Pandangan hidup menyangkut cita-cita masa depan.Seperti saya memilikki cita-cita dulunya untuk kuliah di negri dengan usaha,dan doa.Namun pada kenyataannya saya tidak lulus.Mungkin Tuhan punya rencana yang indah pada waktu yang mendatang.
          Sekarang saya kuliah di Gunadarma,saya sangat bersyukur kuliah disini.Saya memiliki tujuan hidup dengan kuliah di gunadarma.Saya ingin mencapai cita-cita saya .Pandangan hidup saya sekarang untuk menjadi orang sukses.
          Saya ingin menjadi orang sukses dan bisa berguna dan membantu orang banyak. Dan dapat juga membanggakan orang tua,setelah apa yang telah mereka berikan setidaknya saya bisa membalas keringat mereka dengan perasaan banga
          Walau saya pernah gagal membanggakan kedua orang tua saya dan tidak dapat masuk perguruan tinggi negri saya yakin belom terlambat dan masih banyak waktu untuk dapat berubah dan membuktiikan
Dan juga saya selalu melihat kedepan dan melupakan kegagalan dimasa lalu, sebagai manusia normal saya juga mempunyai keinginan untuk mempunyai keluarga yang harmonis dan juga bahagia, dan dapat menyayangi anak-anak saya kelak dan membeikan penndidikan yang terbaik buat mereka dan agar dapat berguna bagi orang bayak dan dapat membanggakan kedua orang tua.










DAFTAR PUSTAKA

Sunday, 2 November 2014

MANUSIA DAN KEGELISAHAN

ILMU BUDAYA DASAR

NAMA                :  KOKO
NPM                    :  35414902
JURUSAN :  TEKNIK INDUSTRI


UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
DEPOK
   2014/2015

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI
1.      Pengertian Kegelisahan ................................................................................. 3
2.      Sebab-sebab orang gelisah............................................................................. 4
3.      Usaha mengatasi kegelisahan......................................................................... 4
4.      Keterasigan.................................................................................................... 5
5.      Kesepian....................................................................................................5
6.      Ketidakpastian..........................................................................................6
7.      Sebab terjadi ketidakpastian.....................................................................6
8.      Usaha penyembuhan ketidakpastian.........................................................8
9.      Pengalaman Pribadi...................................................................................9
DAFTAR PUSTAKA............................................................................................. 11










                       MANUSIA DAN KEGELISAHAN
A.PENGERTIAN KEGELISAHAN
          Kegelisahan adalah sesuatu hal yang membuat perasaan tidak tenang,tidak sabar,cemas,dan membuat orang tersebut tidak tentram hatnya.Kegelisahan nampak dari gerak-gerik da tingkah laku seseorang jika ia melakukan kesalahan.Kegeliisahan merupakan salah satu ekspresi dari kecemasan,kekhawatiran ataupun ketakutan.
            Kegelisahan hanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku atau gerak gerik seseorang  dalam situai tertentu. Gejala tingkahlaku atau gerak-gerik itu umumnya lain dari biasanya minsalnya berjalan mondar mandir dalam sebuah ruangan tertentu sambil menundukan kepala
            Sigmund Freud ahli psikoanalisa brpendapat bahwa ada tiga macam kecemasan yang menimpa manusia   :
a)      Kecemasan Obyektif
Kecemasan tentang kenyataan dunia luar atau pengamatan suatu bahaya yang datang.Pengalaman bahaya kecenderungan takut akan sesuatu baik hewan,benda atau keadaan tertentu dari lingkungannya.
Kecemasan itu juga bisa dalam bentuk kterkejutan.Keterkejutan tersebut juga bisa menimbulkan trauma yang tidak bisa lekas hilang.Kecemasan aibat dari kenyataan yang pernah dialami sangat terasa bilamana pengalaman itu mengancam eksistensi hidupnya.
Bila tidak bisa mengendalikan segala kecemasan akan mengakibatkan seseorang menjadi stres.Contoh :Bila anak mendapat perlakuan tidak baik dari ayahnya maka ia akan taruma melihat orang yang seumuran dengan ayahnya dan akan terbawa terus-menerus dan ia akan berusaha selalu untuk berbuat kejam sebagai pelampiasaannya.
b)      Kecemasan Neorotis(syaraf)
Kecemasan ini timbul akibat pengamatan tentang bahaya dari naluriah.Menurut Sigmund Freud,kecemasan ini dibagi tiga macam,yakni :
Ø  Kecemasan yang timbul karena penyesuaian diri dengan lingkungan.Kecemasan yang timbul karena orang itu takut akan pribadinya tebongkar,sehingga orang tersebut akan memiliki sifat yang ego.
Ø  Bntuk ketakutan yang tegang dan irrasional(Phobia).Ketakutan akan sesuatu hal yang membuat orang tersebut tidak berani untung memegang bahkan untuk melihat mungkn di karenakan pengalaman buruk sesorang tersebut terhadap sesuatu yang membuat dia phobia.
Ø  Rasa takut lai ialah rasa guugup,gagap,dan sebagainya.Reaksi gugup ini adalah perbuatan yang meredakan diri yang bertujun untuk membebaskan seseorang dari kecemasan nerotis yang sangat menyakitkan.
c)      Kecemasan Mori
Kecemasan ini disebabkan karena pribadi sesorang.Sifat-sifat iri hTi,benci,denggki adalah macam-macam emosi yang terluapkan karena beberapa alasan.Sifat-sifat tersebut kurang baik dan seharusnya dihilangkan karena dapat mengganggu psikis seseorang.

B.SEBAB-SEBAB ORANG GELISAH
            Sebab-sebab kegelisahan tersebut adalh karena orang tersebut takut akan kehilangan sesuatu yang berharga dalam dirinya.Kgelisahan timbul jika seseorang tersebut merasa terancam dalam bahaya.

C.USAHA-USAHA MENGATASI KEGELISAHAN
            Awal dari mengatasi kegelisahan adalah diri sendiri,kita harus bersikap tenang dalam menghadapi apapun yang ada.Kita juga harus berpikir tenang sehingga kita dapat mememutuskan segala sesuatu lebih tenang dan hasilnya lebih puas.Jangan takut dulu sebelum melakukan sesuatu.
D.KETERASINGAN
            Keterasingan berasal dari kata asing.Berarti merasa sendiri,tidak dikenal bayak orang,mengalami kesendirian dalam menjalani hidup ataupun terpisah dari kehidupan pergaulan dan sosial.
            Yang menyebabkan seseorang itu merasa terasingkan karena perilaku,sikap yang tidak dapat diterima dalam sebuah masyarakat ataupun dalam sebuah perkumpulan.Sifat orang tersebut sangat bertentangan dengan norma atau aturan yang ada sehingga dia diasingkan.
            Sesorang diasingkan oleh anggotanya sendiri agar orang lain tidak gelisah ataupun merasa dirugikan akibat perbuatan orang yg diasingkan tersebut.Ketreasingan yang dipaksakan oleh manusia lain dalam masyarakat misalnya,tidak simpati,tidak mau mendekati,tidak mempedulikan bahkan mengisolasi pelaku.
            Seseorang yang memiliki sikap negatif seperti angkuh,sombong,cuek maka akan diasingkan karena tidak disenangi suatu kelompok.Dia akan tersisih dalam pergaulan masyarakat.Dia sensiri yang membuat dirinya diasingkan karena sikap-sikap yang tidak diterima oleh masyarakat.
            Kekurangan alam diri seseorang juga membuat seseorang itu diasigka.Kekuranagan ilmu pengetahuan yang dimiliki ataupun ketidakmampuan fisik dapat mempengaruhi seseorang merasa diasingkan.Kesalahan yang dibuat seseorang juga dapa membuat orang itu dalam keterasingan,dan karena itu merasa gelisah.

E.KESEPIAN
            Kesepian berarti merasa sunyi tidak ada teman,merasa sediri dalam hidupnya.
Sebab-sebab terjadinya kesepian
            Banyak peyebab terjadinya kesepian.Salah satunya frustasi yang dapat mengaibatkan kesepian.Frustasi berarti orang tersebut terlalu pusing hingga stres dan tidak mau diganggu sehingga ia kesepian sepanjang hidupnya.
            Kesepian dan keterasingan itu hampir sama.Kesepian itu juga bisa timbul karena seseorag itu diasingkan sehingga ia tidak memiliki teman dan merasa kesepian sehingga mnyebabkan seseorang tersebut frustasi.
            Orang yang frustasi itu bersikap rendah diri,sengaja menjahui pergaulan ramai kebalika dengan orang yang bersikap sombong.Orang yang bersikap renah hati,pemalu,tidak suka keramaian karena orang tersebut lebih ka menyendiri,namun menyendii itu akibatnya kesepian.
F.KETIDAKPASTIAN
            Ketidakpastian itu adalah sesuatu hal yang tidak pasti kebenarannya.Menunggu hal yang tidak pasti itu tidak menyenangkan.Orang-orang lebih suka terhadap sesuatu hal yang lebih jelas dan pasti.
            Ketidakpastian juga menyebabkan seseorang merasakan kegelisahan yang tidak menentu,emosi yang tidak stabil,pikiran yang kacau.Ketidakpastian itu juga membuat sesorang menunggu dengan harapan yang sesuai dengan keinginannya dan apabila tidak sesuai yang diharapkan serta tidak pasti mungkin akan menyebabkan seseorang itu frustasi.
G.SEBAB-SEBAB TEJADI KETIDAKPASTIAN
            1.Obsesi
            Obsesi merupakan gejala neurosa jiwa yatitu pikiran atau perasaan khusu terhadap sesuatu yang tidak mau ia lepaskan hingga ia mendapatkan apa yang dia mau.Biasanya obesesi itu pikiran-pikiran yang tidak menyenangkan.
            2.Phobia
            Rasa ketakutan yang berlebih akan sesuatu hal yang bisa saja diketahui penyebebnya dan bisa juga tanpa diketahui penyebabnya.
            3.Kompulasi
            Adanya keragu-raguan tentang apa yang telah dikerjakan,sehingga ada dorongan yang tak disadari melakukan perbuatan yang serupa berulang-ulang.
            Contoh :kleptomania adalah penyakit untuk mengambil barang-barang orang padahal dia mampu membelinya.
            4.Histeria
            Nerosa jiwa akibat tekanan mental,kekecewaan,pengalaman yang pahit,perasaan yang dipendam terus.
            5.Delusi
            Pikiran yang tidak menentu karena keyakinan yang palsu.Dia tidak memakai akal sehat dan tidak mau belajar dari pengalaman yang ia alami.Delusi ini ada tiga macam :
a.       Delusi persekusi : menganggap keadaan sekitarnya jelek.sikap lebih cuektidak perduli keadaan sekitarnya.
b.      Delusi keagungan : menganggap dirinya orang paling penting dan berpengaruh.Orang ini biasanya gila hormat,dan selalu hadir di acara-acara penting.
c.       Delusi melancholis : selalu merasa diri paling salah,hina,berdosa.Selalu menanggapi masalah secara berlebihan.

6.Halusinasi
Khayalan yang terjadi tanpa rangsangan pancaindera.Orang dapat berkhayal dengan sugesti dari dirinya.Seseorang yang meghayal akan sesuatu yang dia inginkan namun belum dia dapatkan.Terkadang berkhayal yang berlebihan menyebabkan orang tersebut dapat senyum sendiri,ketawa sendiri,melakukan hal yang aneh-aneh,serta termenung.
            7.Keadaan Emosi
Emosi yang tak terkendali mempengaruhi keadaannya dan keseluruhan pribadinya.Sikapnya dapat apatis atau terlalu gembira dengan gerakan lari-larian,nyanyan,ketawa atau berbicara sendiri.Emosi yang tak menentu,tidak jelas.


H.USAHA-USAHA PENYEMBUHAN KETIDAKPASTIAN
            Untuk dapat menyembuhkan keadaan itu bergantung kpada mental si penderita.Bila sudah parah akan lebih baik dibawa ke psikolog untuk konsultasi.Phobia bisa dilatih dengan terapi atau membiaskan orang tersebut melakukan phobianya secara perlahan.
           

















PENGALAMAN PRIBADI
Kegelisahan adalah perasaan yang pasti pernah di alami setiap manusia, banyak hal yang membuat seseorang merasa gelisah, begitu pun degan saya, yang selalu merasa gelisa terhadap banyak nya masalah. Dan bnyak hal juga yang membuat orang merasa gelisa dan tentu juga berbeda-beda alasan.
            Kegelisahan adalah suatu perasaan yang sangat mengganggu dan memenuhi otak dan juga dapat menyebabkan stres. Kegeliasahan juga dapat disebabkan sesuatu yang tidak pasti contoh ketika kita menunggu hasil dari kelulusa sekolah bahkan tidak jarang juga membuat kita terlihat sangat stres dan takut.
            Begitu juga kegelisahan disaat menunggu hasil ujia, ketika kita meras geisah dan terasa amat berat bnya hal yang bisa kita lakukan, seperti yang saya lakukan untuk mencoba meredahkan suatu pikiran yang memenuhi otak mungkn dengan menyendiri dan menenangkan iri di suatu tempat yang sejuk dan dapat membuat kita terasa nyaman dan merasa tenang
            Dan hal yang paling ampuh ketika kita merasa resah dan gelisa adalah dengan mendekatkan diri kepada tuhan dengan cara berdoa, berwuduk dan mengerjakan sholat. Karna hanya pada sang pencipta kita dapat menyampakan keluh kesah dan hanya pada dia kita dapat memohon ketenangan dan bala bantuan atas semua masalah yang membuat kita mersa gelisa. Kersa sebagaimana dia lah maha pencita dan maha mengetahui semua
            Dengan menjalan kan semua perintahya kita dapat merasa dekat dengan maha pencipta dan merasa dapat perundungan darinya, tentu semua masalah memiliki jalan keluar dan kita harus selalu berfikir dingin dan tidak boleh mengambil tindakan gegabah dan selalu berfikir.
Saya sebagai manusia bisa juga sering merasa gelisah dan mempunyai bnyak masalah, dan begitu banyak salah mengambil tindakan yang gegabah, penyesalan tentu datang ketika semua telah terjadi, tetapi saya berfikir bagaimana kedepan saya tidak boleh mangambil tindakan yang gegabah. Sungguh amat terasa rugi juga bila kita jauh dan merasa lebih jauh dari sang pencipta, karna semua perlindugan dan ketengan begitu mudah dia berikan jika kita dekat dengannya.
            Misal ketika saya menunggu hasil dari kelulusan sekolah menengah atas, saya erasa amat gelisa yang tentu memenuhi otak, pasalnya saya sadar keika saya sekolah saya jarang masuk dan sering bolos, bahkan saya tidak pernah mengikuti pelajaran dengan hikmat, begitulah dampak yang terasa dan juga penyesaan dimana saya ketinggalan pelajaran dan tidak tau materi yang pernah dipelajari ketika sma.
            Begitu juga saat ujian SBMPTN, saya tidak lulus di salah satu universitas yang saya inginkan , saya smpat merasa gelisah dan putus asa, memikirkan dimana saya akan melanjutkan penidikan ketingkat kuliah, saya merasa gagal dan mengecewakan kedua orang tua yang sangat berharap dan juga percaya kepada saya.
Denagan semua yang teah terjadi dan penyesalan yang dalam, saya tidak ingin terjerumus kedalam lubang yang sama dan kembali kemasa lalu, sekarang saya ingin belajar dengan baik supaya bisa membangga kan kedua orang tua dan mendapat kan pekerjaan yang layak dan juga dapat membantu orang banyak dan berguna bagi orang banyak.
           









DATAR PUSTAKA

http://elearning.gunadarma.ac.id/index.php?option=com_wrapper&Itemid=36