A.
Manusia
Manusia
dan kebudayan sangat erat hubugan nya.sebagai manusia,
Yang
hidup di kalangan masyarakat tempat dimana kita tiggal.manusia didunia ini
memegang peranan yang unik.dan dapat dipandang dari banyak segi.dalam ilmu
eksakta,manusia dipadang sebagai kumpulan dari partikel-partikel system yang
dimiliki oleh manusia (ilmu kimia),(ilmu fisika),(biologi),(ilm
ekonomi),(sosiologi),(filsafat) defnisi-defenisi tersebut diatas kita dapat
melihat manusia selain dapat dipandang dari banyak segi.juga banyak mempunyai
kepentingan,tetapi sapakah manusia itu sebenarnya?
Manusia itu dari unsur-unsur yang membangun manusia
1) Manusia
itu terdiri dari empat unsur yang saling terkait,yaitu
a. Jasad,yaitu
badan kasur manusia yang Nampak pada luar nya,dapat diraba dan di foto dan
menempati ruang dan waktu
b. Hayat
yaitu mengandung unsur hidup, yan g ditandai dengan gerak (hal 66)
c. Run
yaitu bimbingan dan pimpinan tuhan ,daya yang bekerja secara spiritual dan
memahai kebenaran ,suatu kemampuan menciptakan yang bersifat konseptual yang
menjadi pusat kebudayaan (hal77)
d. Nafs
dalam penngertian diri atau keakuan, yaitu kesadaran tentang diri sendiri (hal
79)
2) Manusia
sebagai suatu kepribadian mengandung tiga unsur yaitu:
a. Id,yang
merupakan struktur kepribadian yang paling primitif dan paling tidak Nampak.id
tidak berhubungan dengan lingkungan luar diri,tetapi terkain dengan struktur
lain kepribadian yang pada gilirannya menjadi mediator antara insting id dengan
dunia luar
b. Ego,merupakan
bagian atau struktur kepribadian yang pertama kali dibedakan dari id,
seringkali diaebut kepribadian “eksekutif” karena perananya dalam menghubungkan
energy id dalam seluruh social yang dapat dimengerti oleh orang lain
.perkembangan ego terjadi antara usia satu dan dua tahun ,pada saat anak secara
nyata berhubungan dengan lingkungan nya. Ego di atur oleh prinsip realitas, ego
sadar akan tutunan lingkngan luar
c. Superego,
merupakan struktur kepribadian yang paling akhir,muncul kitra-kira pada tanggal
usia lima tahundibandingkan dengan id dan ego,yang berkembang secaa internal dalam diri individu,merupakan
kesatuan standar-standar moral yang diteri a oleh ego dari sejumlah agen yang
mempunyi otoritas dalam lingkungan luar
diri.
Dari
uraia di atas dapat mengkaji aspek tindakan mansia dengan analisa hubungan
antara tindakan dan unsur-unsur manusia
B. HAKEKAT
MANUSIA
a. Mahluk
ciptaan tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh
Tubuh
adalah materi yang dapat dilihat, diraba, dirasa, wujud nya konkrit tetapi
tidak abadi. Jika manusia itu meninggal,tubuh hancur dan lenyap.jiwa dapat
didalam tubuh,tidak dapat dilihat tidak dapat diraba, sifatnya abstrak tetapi
abadi. Jiwa adalah roh yang ada dalam tubuh manusia sebagai penggerak dan
sumber kehidupan
b. Mahluk
ciptaan tuhan yang paling sempurna,jjika dibandingkan dengan mahluk lainnya.
Kesempurnaan dapat
terletak pada adab dan budayanya,karena manusia dilengkai oleh penciptaanya
dengan akal,peraandan kehendak yang terdapat didalam jiwa manusia. Perasaan,
manusia mampu mencipatakan kesenian, daya rasa (perasaan) dalam diri manusia
itu adalah dua hal, yaitu perasaan inderawi dan perasaan rohani.perasaan
indrawi adalah persaan jasmani melalui panca indra,tingkatnya rendah dan
terdapat pada manusia atau binatang, perasaan rohani adalah perasaan luur yang
hanya terdapat pada manusia misalnya:
1) Perasaan
intelektual,yaitu perasaan yang berkenaan dengan pengetahuan
2) Perasaan
estetis, yaitu perasaan yang berkenaan dengan keindahan
3) Perasaan
etis, yaitu perasaan yang berkenaan dengan kebaikan
4) Perasaan
diri, yaitu perasaan yang berkenaan dengan harga diri karena ada kelebihan diri
yang lain
5) Perasaan social, yaitu perasaan yang berkenaan dengan
kelompok atau hidup bermasyarakat, ikut merasakan hidup orang lain.
6) Perasaan
relegius, yaitu perasaan yang berkenaan dengan agama atau kepercayaan seseorang
merasa tentram jiwanya apabila ia bertawakal kepada tuhan
c. Mahluk
biokultural, yaitu mahluk hayati yang budayawi
Manusia adalah produk
dari saling tindak atau interaksi faktir-faktor hayati dan budayawi, sebagai
mahluk hayti, manusi dapat dipelajari dari segi-segi anatomi,fisiologi atau
faal. Biokimia, psikobiologi, patologi, genetika, biodemografi, evaluasi
biologisnya, dan sebagainya, sebagai mahluk budayawi manusia dapat dipelajari
dari segisegi ; kemasyarakatan,keberadaan, psikologi social, kesenian, ekonomi,
perkakas, bahasa dan sebagainya.
d. Mahluk
ciptaan tuhan yang terkait dengan lingkunga 9ekologi0 dengan lingkungan
mempunyai kualitas dan martabat karena kemampuan bekerja dan berkarya
Soren kienkegaard
seseorang filsuf Denmark pelopor ajaraan “eksistensialiasme” memandang manusia
dalam kontets kehidupan konkrit adalah mahluk alamiah yang teikan dengan
lingkungannya (ekologi) hidup mempunyai tiga taraf, yaitu estetis dan relegius.
C. KEPRIBADIAN
BANGSA TIMUR
Prancis
L.K hsu, serjana amerika eturunan cina yang mengkombinasikan dalam dirinya
keahlihan didalam ilmu antropologi, ilmu psikologi, ilmu filsafat dan
kesustraan
Ilmu
psikologi yang memang berasal dan timbul dalam masyarakat barat
Ilmu
psikologi di Negara-negara barat yaitu terutama mengembangkan konsep-konsep dan
teori-teori mengenai aneka warna isi jiwa. Serta metode-metode dan alat-alat
untuk menganalisis dan mengukur secara detail variasi isi jiwa individu
itu.sebaliknya, ilmu itu masih kurang mengembangkan konsep-konsep yang dapat
menganalisis jaringan terkait anatar jiwa individu dan lingkungan social budaya
Hsu
telah mengembangkan sesuatu konsep bahwa dalam jiwa manusia sebaga mahluk
social budaya itu mengandung delapan daerah yang seolah-olah seperti
lingkaran-lingkaran kosentris sekitar diri pribadi
Nomor
7 dan nomr 6 disebut daerah takk sadar
dan sub saadar
Nomor
5 disebut kesadaran yang tak dinyatakan (unexpressed conscious )
Nomor
4 disebut kesadaran yang dinyatakan ( expressed conscious )
Nomor
3 disebut lingkarab hubungan karib
Nomor
2 disebut linkungan berguna
Nomor
1 disebut lingkaran hubungan jauh
Nomor
0 disebut lingkungan dunia luar, terdiri dari pikiran-pikiran dan
anggapan-anggapan yang hamper sama dengan pikiran yang terletak dalam lingkgan
nomor 1.
Pada
bagian psiko-sosiagram, daerah lingkaran nomor 4 dibatasi oleh garis yang
digambarkan lebih tebal daripada yang lain. Garis itu menggambarka batas dari
ala jiwa individu yang dalam ilmu psikologi disebut personality tau “kepribadian’
Menurut
prancis L.K hsu mahluk manusia masih memerlukan suat daerah isi jiwa tambahan
untuk memuaskan suatu kebutuhan rihani yang bersifat fundamental dalam hidup
manusia.
Konsep
yang dapat dipakai sebagai landasan untuk mengembangkan konsep lain itu mnurut
francis L.K hsu dalam budaya cina, yaitu manusia yang berjiwa selaras, manusia
yag berkepribadian.
Berikut
ini dipaparkan bagian mengenai psiko-sosiogram manusia sebagai mana diuraikan
di atas menurut prof. dr. koentjaraningkrat dalam bukunya yang berjudul
kebudayaan,mentalitas dan pembangunan, halaman 128
D. Pengertian
kebudayaan
Pengertian
kebudayaan menyangkut bermacam-macam definisi yang telah dipikirkan oleh
serjana-serjana bidng sosial budaya diseluruh dunia.
Dua
orang antropologi terkemuka yaitu Melville j. herkovits dan bronislaw
mallnowski mengemukaan bahwa culturak determinis berarti segala sesuatu yang
terdapat di dalam masyarakat ditentukan adanya oleh kebudayaan yang dimiliki
masyarakat itu.
Kebudayaan
jika dikaji dari asal kata berbahasa sensakerta berasal dari kata budhayah yang
berarti budi atau akal,dalam bahsa latin.kebuayaan berasal dari kata colera.
Yang berarti mengolah tanah, jadi kebudayaan secara umum dapat diartikan
sebagai “segala sesuatu yang dihasilkan oleh akal budi (pikiran) manusia dengan
tujuan untuk mengilah tanah atau tempat tinggal nya
Kebudayaan
dengan demikian mencangkup segala aspek kehidupan manusia, baik yang bersifat
material, seperti peralatan-peralatan kerja dengan teknologi, maupun yang non-material seperti nilai kehidupan dan
seni-seni tertentu
Seseorang
antropolog yaitu E.B tylor ( 1871) mendefenisikan kebudayaan sebagai berikut:
Kebudayaan
adalan kompleks yang mencangkup pengetahuan, kepercayaan kesepian,moral, hokum,
adat istiadat dan kemampuan lain seta kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan oleh
manusia sebagai anggita masyarakat
Selo
sumarjan dan seellaeman soemaardi merumuskan kebudayaan sebagai senua hasil
karya, rasa dan cipta masyarakat.
Sautan
takdir alisyahbana mengatakan baha kebudayaan adalah menifiestasi dari cara
berfikir, ini amat luas apa yang disebut kebudayaan sebab semua laku dan
perbuatan tercakup di dalamnya, dan dapat diungkapkan pada basis
berpikir,perasaan juga maksud pikiran
Sistem
nilai dan gagasan utama sebagai hakekat terwujudnya dalam tiga system
kebudayaan secara terpencil, yaitu system ideology, system sosial dan system
teknologi system idiologi meliputi etika, norma, adat istiadat , system sosial
meliputi hubungan dan kegiatan sosial di dalam masyarakat, baik terjalin dalam
lingkungan kerabat maupun yang terjadi pada masyarakat. System sosil meliputi
dan kegiatan sosial di dalam masyarakat. System teknologi eliputi segala
perhatian serta penggunaannya
E. Unsur
– unsur kebudayaan
Untuk
lebih mendalami kebudayaan disini apa saja sesungguhnya kebudayaan itu,
sehingga disini lebih mengandung makna totalitas daripada sekedar menjumlahan
usnru-unsur yang terdapat di dalamnya
Melville
J. herkovits mengajjukan pendapatnya tentang unsur kebudayaan. Dikatakannya
bahwa hanya empat unsur dalam kebudayaan yaitu alat-alat teknologi system
ekonomi, keluarga, dan kekuatan politik, sedangkan bronisiaw mallnowski
mengatakan bahwa unsur-unsur itu terdiri dari system norma, organisasi ekonomi,
alat-alat atau lembaga ataupun tugas pendidikan, dan organissi kekuatan.
1. System
religi (system kepercayaan)
Merupakan produk
manusia sebagai homo religisius
2. System
organisasi kemasyarakatan
merupakan produk dari
manusia sebagai homo socius.
3. System
pengetahuan
Pengalaman
pribadi tentang sosial budaya
Dari
partamo tinggal dipadang alah dari smp jauh daro orang gaek dan marasoan
mandiri hidup surang tanpa ado orang gaek, tapi dipadang bnyak dapek pangalaman
mungkin dari perbedaam budaya dimano tampek
asal awak jambi, awak dak ado darah minang Cuma mungkin dek lah gadang
di minamng makonyo bae bahaso minang lai, baa dek pak dosen tu? Lai cocok?
Hahahahda
Dari
perbedaan budaya jambi dimano jambi mungkin berbudaya melayu beda dangan minang
yang ado dipadang, seperti makanan dimano dipadang basobok makanan seperti
randang dendeng kambok nan enak bana. Dan kebiasaan orang padang yang
mungkin dari segi bahaso. Mungkin kito
mengenal mianag memakek bahaso yang kasa, tapi dipadang ndak pernah enggunoan
bahaso dengan panggilan kau, yang ma dijambi keau itu panggilan yang biaso bagi
cewek cowok. Muungkin dari segi agama yang emang orang padang agak kuek, dan
lebih ental dengan salogan sarak bersendi sarak sarak bersendi kitabullah, yang
mano adat istiadat minang menganut dari kitab suci agama islam yang emang
kental bana dipadang. Dan orang padang emang sedikit pintar dalam hal bergaul
dan ramah terhadap sesamo.
Dari
segi adat yg mano minang mungkin kalo baralek mamekek acara baarak keliling
kampuang atau keliling daerah sinan, dan padang banyak makana yang enak. Dari
smp dipadang lah mambuek awak merasoan awak lah jadi org padang mungkin dek
budaya minang yang awak tau banyak mungin dek gadang di minang.tapi tetap
dijambi adolah kampuag tacinto dimano disinan awak dilahirkan dan digadangkan
oleh gaek dan punyo kawan2 yang baik2. Dan tapaso kini perpisah karno awak
harus kulia di depok tapek nyo di gunadarama.
No comments:
Post a Comment