Friday, 26 September 2014

Manusia Dan Kebudayaan

A.         Manusia
Manusia dan kebudayan sangat erat hubugan nya.sebagai manusia,
Yang hidup di kalangan masyarakat tempat dimana kita tiggal.manusia didunia ini memegang peranan yang unik.dan dapat dipandang dari banyak segi.dalam ilmu eksakta,manusia dipadang sebagai kumpulan dari partikel-partikel system yang dimiliki oleh manusia (ilmu kimia),(ilmu fisika),(biologi),(ilm ekonomi),(sosiologi),(filsafat) defnisi-defenisi tersebut diatas kita dapat melihat manusia selain dapat dipandang dari banyak segi.juga banyak mempunyai kepentingan,tetapi sapakah manusia itu sebenarnya?
Manusia itu dari unsur-unsur yang membangun manusia

1)      Manusia itu terdiri dari empat unsur yang saling terkait,yaitu
a.       Jasad,yaitu badan kasur manusia yang Nampak pada luar nya,dapat diraba dan di foto dan menempati ruang dan waktu
b.      Hayat yaitu mengandung unsur hidup, yan g ditandai dengan gerak (hal 66)
c.       Run yaitu bimbingan dan pimpinan tuhan ,daya yang bekerja secara spiritual dan memahai kebenaran ,suatu kemampuan menciptakan yang bersifat konseptual yang menjadi pusat kebudayaan (hal77)
d.      Nafs dalam penngertian diri atau keakuan, yaitu kesadaran tentang diri sendiri (hal 79)
2)      Manusia sebagai suatu kepribadian mengandung tiga unsur yaitu:
a.       Id,yang merupakan struktur kepribadian yang paling primitif dan paling tidak Nampak.id tidak berhubungan dengan lingkungan luar diri,tetapi terkain dengan struktur lain kepribadian yang pada gilirannya menjadi mediator antara insting id dengan dunia luar
b.      Ego,merupakan bagian atau struktur kepribadian yang pertama kali dibedakan dari id, seringkali diaebut kepribadian “eksekutif” karena perananya dalam menghubungkan energy id dalam seluruh social yang dapat dimengerti oleh orang lain .perkembangan ego terjadi antara usia satu dan dua tahun ,pada saat anak secara nyata berhubungan dengan lingkungan nya. Ego di atur oleh prinsip realitas, ego sadar akan tutunan lingkngan luar
c.       Superego, merupakan struktur kepribadian yang paling akhir,muncul kitra-kira pada tanggal usia lima tahundibandingkan dengan id dan ego,yang berkembang secaa  internal dalam diri individu,merupakan kesatuan standar-standar moral yang diteri a oleh ego dari sejumlah agen yang mempunyi otoritas dalam lingkungan  luar diri.
Dari uraia di atas dapat mengkaji aspek tindakan mansia dengan analisa hubungan antara tindakan dan unsur-unsur manusia
B.     HAKEKAT MANUSIA
a.       Mahluk ciptaan tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh
Tubuh adalah materi yang dapat dilihat, diraba, dirasa, wujud nya konkrit tetapi tidak abadi. Jika manusia itu meninggal,tubuh hancur dan lenyap.jiwa dapat didalam tubuh,tidak dapat dilihat tidak dapat diraba, sifatnya abstrak tetapi abadi. Jiwa adalah roh yang ada dalam tubuh manusia sebagai penggerak dan sumber kehidupan
b.      Mahluk ciptaan tuhan yang paling sempurna,jjika dibandingkan dengan mahluk lainnya.
Kesempurnaan dapat terletak pada adab dan budayanya,karena manusia dilengkai oleh penciptaanya dengan akal,peraandan kehendak yang terdapat didalam jiwa manusia. Perasaan, manusia mampu mencipatakan kesenian, daya rasa (perasaan) dalam diri manusia itu adalah dua hal, yaitu perasaan inderawi dan perasaan rohani.perasaan indrawi adalah persaan jasmani melalui panca indra,tingkatnya rendah dan terdapat pada manusia atau binatang, perasaan rohani adalah perasaan luur yang hanya terdapat pada manusia misalnya:
1)      Perasaan intelektual,yaitu perasaan yang berkenaan dengan pengetahuan
2)      Perasaan estetis, yaitu perasaan yang berkenaan dengan keindahan
3)      Perasaan etis, yaitu perasaan yang berkenaan dengan kebaikan
4)      Perasaan diri, yaitu perasaan yang berkenaan dengan harga diri karena ada kelebihan diri yang lain
5)      Perasaan  social, yaitu perasaan yang berkenaan dengan kelompok atau hidup bermasyarakat, ikut merasakan hidup orang lain.
6)      Perasaan relegius, yaitu perasaan yang berkenaan dengan agama atau kepercayaan seseorang merasa tentram jiwanya apabila ia bertawakal kepada tuhan
c.       Mahluk biokultural, yaitu mahluk hayati yang budayawi
Manusia adalah produk dari saling tindak atau interaksi faktir-faktor hayati dan budayawi, sebagai mahluk hayti, manusi dapat dipelajari dari segi-segi anatomi,fisiologi atau faal. Biokimia, psikobiologi, patologi, genetika, biodemografi, evaluasi biologisnya, dan sebagainya, sebagai mahluk budayawi manusia dapat dipelajari dari segisegi ; kemasyarakatan,keberadaan, psikologi social, kesenian, ekonomi, perkakas, bahasa dan sebagainya.
d.      Mahluk ciptaan tuhan yang terkait dengan lingkunga 9ekologi0 dengan lingkungan mempunyai kualitas dan martabat karena kemampuan bekerja dan berkarya
Soren kienkegaard seseorang filsuf Denmark pelopor ajaraan “eksistensialiasme” memandang manusia dalam kontets kehidupan konkrit adalah mahluk alamiah yang teikan dengan lingkungannya (ekologi) hidup mempunyai tiga taraf, yaitu estetis dan relegius.
C.     KEPRIBADIAN BANGSA TIMUR
Prancis L.K hsu, serjana amerika eturunan cina yang mengkombinasikan dalam dirinya keahlihan didalam ilmu antropologi, ilmu psikologi, ilmu filsafat dan kesustraan
Ilmu psikologi yang memang berasal dan timbul dalam masyarakat barat
Ilmu psikologi di Negara-negara barat yaitu terutama mengembangkan konsep-konsep dan teori-teori mengenai aneka warna isi jiwa. Serta metode-metode dan alat-alat untuk menganalisis dan mengukur secara detail variasi isi jiwa individu itu.sebaliknya, ilmu itu masih kurang mengembangkan konsep-konsep yang dapat menganalisis jaringan terkait anatar jiwa individu dan lingkungan social budaya
Hsu telah mengembangkan sesuatu konsep bahwa dalam jiwa manusia sebaga mahluk social budaya itu mengandung delapan daerah yang seolah-olah seperti lingkaran-lingkaran kosentris sekitar diri pribadi
Nomor 7  dan nomr 6 disebut daerah takk sadar dan sub saadar
Nomor 5 disebut kesadaran yang tak dinyatakan (unexpressed conscious )
Nomor 4 disebut kesadaran yang dinyatakan ( expressed conscious )
Nomor 3 disebut lingkarab hubungan karib
Nomor 2 disebut linkungan berguna
Nomor 1 disebut lingkaran hubungan jauh
Nomor 0 disebut lingkungan dunia luar, terdiri dari pikiran-pikiran dan anggapan-anggapan yang hamper sama dengan pikiran yang terletak dalam lingkgan nomor 1.
Pada bagian psiko-sosiagram, daerah lingkaran nomor 4 dibatasi oleh garis yang digambarkan lebih tebal daripada yang lain. Garis itu menggambarka batas dari ala jiwa individu yang dalam ilmu psikologi disebut personality tau “kepribadian’
Menurut prancis L.K hsu mahluk manusia masih memerlukan suat daerah isi jiwa tambahan untuk memuaskan suatu kebutuhan rihani yang bersifat fundamental dalam hidup manusia.
Konsep yang dapat dipakai sebagai landasan untuk mengembangkan konsep lain itu mnurut francis L.K hsu dalam budaya cina, yaitu manusia yang berjiwa selaras, manusia yag berkepribadian.
Berikut ini dipaparkan bagian mengenai psiko-sosiogram manusia sebagai mana diuraikan di atas menurut prof. dr. koentjaraningkrat dalam bukunya yang berjudul kebudayaan,mentalitas dan pembangunan, halaman 128
D.    Pengertian kebudayaan
Pengertian kebudayaan menyangkut bermacam-macam definisi yang telah dipikirkan oleh serjana-serjana bidng sosial budaya diseluruh dunia.
Dua orang antropologi terkemuka yaitu Melville j. herkovits dan bronislaw mallnowski mengemukaan bahwa culturak determinis berarti segala sesuatu yang terdapat di dalam masyarakat ditentukan adanya oleh kebudayaan yang dimiliki masyarakat itu.
Kebudayaan jika dikaji dari asal kata berbahasa sensakerta berasal dari kata budhayah yang berarti budi atau akal,dalam bahsa latin.kebuayaan berasal dari kata colera. Yang berarti mengolah tanah, jadi kebudayaan secara umum dapat diartikan sebagai “segala sesuatu yang dihasilkan oleh akal budi (pikiran) manusia dengan tujuan untuk mengilah tanah atau tempat tinggal nya
Kebudayaan dengan demikian mencangkup segala aspek kehidupan manusia, baik yang bersifat material, seperti peralatan-peralatan kerja dengan teknologi, maupun  yang non-material seperti nilai kehidupan dan seni-seni tertentu
Seseorang antropolog yaitu E.B tylor ( 1871) mendefenisikan kebudayaan sebagai berikut:
Kebudayaan adalan kompleks yang mencangkup pengetahuan, kepercayaan kesepian,moral, hokum, adat istiadat dan kemampuan lain seta kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggita masyarakat
Selo sumarjan dan seellaeman soemaardi merumuskan kebudayaan sebagai senua hasil karya, rasa dan cipta masyarakat.
Sautan takdir alisyahbana mengatakan baha kebudayaan adalah menifiestasi dari cara berfikir, ini amat luas apa yang disebut kebudayaan sebab semua laku dan perbuatan tercakup di dalamnya, dan dapat diungkapkan pada basis berpikir,perasaan juga maksud pikiran
Sistem nilai dan gagasan utama sebagai hakekat terwujudnya dalam tiga system kebudayaan secara terpencil, yaitu system ideology, system sosial dan system teknologi system idiologi meliputi etika, norma, adat istiadat , system sosial meliputi hubungan dan kegiatan sosial di dalam masyarakat, baik terjalin dalam lingkungan kerabat maupun yang terjadi pada masyarakat. System sosil meliputi dan kegiatan sosial di dalam masyarakat. System teknologi eliputi segala perhatian serta penggunaannya
E.     Unsur – unsur kebudayaan
Untuk lebih mendalami kebudayaan disini apa saja sesungguhnya kebudayaan itu, sehingga disini lebih mengandung makna totalitas daripada sekedar menjumlahan usnru-unsur yang terdapat di dalamnya
Melville J. herkovits mengajjukan pendapatnya tentang unsur kebudayaan. Dikatakannya bahwa hanya empat unsur dalam kebudayaan yaitu alat-alat teknologi system ekonomi, keluarga, dan kekuatan politik, sedangkan bronisiaw mallnowski mengatakan bahwa unsur-unsur itu terdiri dari system norma, organisasi ekonomi, alat-alat atau lembaga ataupun tugas pendidikan, dan organissi kekuatan.
1.      System religi (system kepercayaan)
Merupakan produk manusia sebagai homo religisius
2.      System organisasi kemasyarakatan
merupakan produk dari manusia sebagai homo socius.
3.      System pengetahuan
Pengalaman pribadi tentang sosial budaya

Dari partamo tinggal dipadang alah dari smp jauh daro orang gaek dan marasoan mandiri hidup surang tanpa ado orang gaek, tapi dipadang bnyak dapek pangalaman mungkin dari perbedaam budaya dimano tampek  asal awak jambi, awak dak ado darah minang Cuma mungkin dek lah gadang di minamng makonyo bae bahaso minang lai, baa dek pak dosen tu? Lai cocok? Hahahahda

Dari perbedaan budaya jambi dimano jambi mungkin berbudaya melayu beda dangan minang yang ado dipadang, seperti makanan dimano dipadang basobok makanan seperti randang dendeng kambok nan enak bana. Dan kebiasaan orang padang yang mungkin  dari segi bahaso. Mungkin kito mengenal mianag memakek bahaso yang kasa, tapi dipadang ndak pernah enggunoan bahaso dengan panggilan kau, yang ma dijambi keau itu panggilan yang biaso bagi cewek cowok. Muungkin dari segi agama yang emang orang padang agak kuek, dan lebih ental dengan salogan sarak bersendi sarak sarak bersendi kitabullah, yang mano adat istiadat minang menganut dari kitab suci agama islam yang emang kental bana dipadang. Dan orang padang emang sedikit pintar dalam hal bergaul dan ramah terhadap sesamo.


Dari segi adat yg mano minang mungkin kalo baralek mamekek acara baarak keliling kampuang atau keliling daerah sinan, dan padang banyak makana yang enak. Dari smp dipadang lah mambuek awak merasoan awak lah jadi org padang mungkin dek budaya minang yang awak tau banyak mungin dek gadang di minang.tapi tetap dijambi adolah kampuag tacinto dimano disinan awak dilahirkan dan digadangkan oleh gaek dan punyo kawan2 yang baik2. Dan tapaso kini perpisah karno awak harus kulia di depok tapek nyo di gunadarama.

No comments:

Post a Comment