MANUSIA
DAN PENDERITAAN
Nama : koko
NPM : 35414902
Kelas : 1ID06
Jurusan : Teknik Industri
Fakultas : Teknologi
Industri
UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
2014/2015
MANUSIA
DAN PENDERITAAN
A.
PENGERTIAN
PENDERITAAN
Penderitaan
berasal dari kata derita yang artinya menanggung atau menahan.Penderitaan
berarti menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan.Penderitaan
dapat lahir atau batin atau lahir batin.Ada yang berat ada juga yang
ringan.Suatu penderitaan dapat pula menjadi energi untuk bangkit bagi seseorang
atau merupakan awal untuk mencapai kebahagiaan.
Penderitaan
akan dialami semua orang, itu sudah merupakan risiko hidup. Tuhan memberikan
kenikmatan dan kebahagiaan kepada umatnya yang terkadang juga memberikan
penderitaan atau kesedihan yang sebenarnya bermakna agar manusia tidak
berpaling dari-Nya.
Bagi
manusia yang tebal imannya musibah yang dialaminya akan cepat menyadarkan agar
segera bertobat padan-Nya dan bersikap pasrah atas nasib yang Tuhan tentukan.
Kepasrahan ada karena yakin bahwa kekuasaan Tuhan lebih besar dari segalanya.
Dalam
surat Al-insyiqoq dikatakan bahwa manusia ialah makhluk yang hidupnya penuh
perjuangan. Manusia harus bekerja keras untuk melangsungkan hidupnya.Manusia
harus menaklukan alam sekitarnya, menghadapi masyarakat disekelilingnya, serta
tidak lupa untuk selalu bertaqwa kepada Tuhan.Jika salah satu dari itu
dilalaikannya.Maka menderitalah manusia itu.
B.
SIKSAAN
Siksaan
dapat dibedakan menjadi siksaan jasmani (badan) atau siksaan rokhani
(jiwa).Akibat siksaan yang dialami seseorang, timbulah penderitaan.
Didalam
kitab suci telah diterangkan jenis dan ancaman yang dialami manusia diakhirat
nanti, yaitu siksaan bagi orang-orang musyrik, syirik, dengki, fitnah,
dsb.Dengan siksaan-siksaan itu Allah tidak menganiaya mereka, melainkan
merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri karena dosa-dosanya.
Siksaan
yang sifatnya psikis:
a. Kebimbangan,
dialami oleh seseorang bila pada suatu saat ia tidak dapat menentukan pilihan
mana yang akan diambilnya. Akibat dari kebimbangan, seseorang dalam keadaan
yang tidak menentu, sehingga ia merasa tersiksa.
b. Kesepian,
dialami oleh seseorang yang merupakan rasa sepi dalam dirinya sendiri atau
jiwanya walaupun ia dalam lingkungan yang ramai. Kesepian juga merupakan
siksaan yang dapat dialami oleh seseorang.
c. Ketakutan,
dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin. Bila rasa takut itu
dibesar-besarkan, maka disebut phobia.
Umumnya, orang memiliki satu atau dua macam phobia ringan. Seperti takut
pada serangga atau hewan berbisa. Banyak sebab yang menjadikan orang merasa
ketakutan, antara lain:
1. Claustrophobia
atau Agoraphobia
Claustrophobia adalah rasa takut
terhadap ruangan tertutup, sedangkan agoraphobia disebabkan seseorang berada
ditempat terbuka.
2. Gamang
Merupakan ketakutan seseorang
ketika berada ditempat yang tinggi.
3. Kegelapan
Merupakan suatu ketakutan apabila
seseorang berada ditempat yang gelap sebab dalam pikirannya kegelapan demikian
akan muncul hal yang ditakuti.
4. Kesakitan
Merupakan ketakutan akan rasa takut
yang akan dialami. Hal itu disebabkan karena dalam pikirannya semuanya akan
menimbulkan kesakitan.
5. Kegagalan
Merupakan ketakutan seseorang karena
merasa bahwa apa yang akan dijalankan mengalami kegagalan. Trauma yang ada
dalam diri seseorang akan menjadikan dirinya ketakutan bila sampai terulang
lagi.
Kebanyakan phobia disebabkan karena schock emosional
atau suatu tekanan pada waktu tertentu.Umumnya, ada dua aliran yang menyebabkan
phobia. Ahli ilmu jiwa cenderung berpendapat bahwa phobia adalah suatu gejala
dari suatu problema psikologis yang dalam, yang harus ditemukan, dihadapi,dan
ditaklukan. Sebaliknya ahli-ahli yang merawat tingkah laku berpendapat bahwa
phobia adalah problemanya dan tak perlu menemukan seba-sebabnya supaya
mendapatkan perawatan dan pengobatan.
C.
KEKALUTAN
MENTAL
Penderita
batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental.Secara sederhana,
kekalutan mental adalah gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang
menghadapi persoalan yang harus ditasi sehingga yang bersangkutan bertingkah
kurang wajar.
Gejala-gejala
pemula yang mengalami kekalutan mental:
a. Nampak
pada jasmani. Sering merasakan pusing, demam, dsb.
b. Nampak
pada kejiwaan dengan rasa cemas, ketakutan, cemburu, dsb.
Tahap-tahap
gangguan kejiwaan:
a. Nampak
dalam gejala kehidupan si penderita baik jasmani maupun rohani.
b. Usaha
mempertahankan diri secara negative. Sehingga cara bertahan dirinya salah.
c. Kekalutan
merupakan titik patah dan yang bersangkutan mengalami gangguan.
Sebab-sebab
timbulnya kekalutan mental, antara lain:
a. Kepribadian
yang lemah
b. Terjadinya
konflik sosial budaya
c. Cara
pematangan batin
Proses-proses
kekalutan mental yang dialami seseorang mendorongnya kearah:
a. Positif:
trauma (luka jiwa) yang dialami dijawab secara baik sebagai usaha agar tetap
berjuang dalam hidup, dan melakukan kegiatan yang positif setelah kejatuhan
dalam kehidupan.
b. Negatif:
trauma yang dialami diperlarutkan, sehingga yang bersangkutan mengalami
frustasi, yaitu tekanan batin akibat tidak tercapainya apa yang diinginkan.
Bentuk frustasi antara lain:
1. Agresi,
merupakan kemarahan yang meluap-luap akibat emosi yang tidak terkendali dan
secara fisik berakibat mudah terjadinya tekanan darah tinggi atau tindakan
sadis yang dapat membahayakan orang sekitarnya.
2. Regresi,
adalah kembali pada pola primitive atau kekanak-kanakan.
3. Fiksasi,
peletakan atau pembatasan pada suatu pola yang sama. Contohnya dengan membisu,
memukul-mukul dada sendiri, membentur-benturkan kepala ke tembok, dsb.
4. Proyeksi,
usaha melemparkan kelemahan dan sikap-sikap sendiri yang negative pada orang
lain.
5. Identifikasi,
menyamakan diri dengan orang yang sukses dalam imajinasinya.
6. Narsisme,
self love yang berlebihan, sehingga yang bersangkutan merasa dirinya lebih
superior daripada yang lain.
7. Autisme,
gejala menutup diri secara total dari dunia riil.
Penderita
kekalutan mental banyak terdapat dalam lingkungan:
1. Kota-kota
besar yang memberikan tantangan hidup yang berat, sehingga seseorang seperti
dikejar-kejar dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
2. Anak-anak
muda usia yang tidak berhasil mencapai apa yang diinginkan karena tidak
seimbang dengan kemampuan dan tujuannya.
3. Wanita
lebih mudah merasakan suatu masalah kedalam hatinya namun susah untuk
mengeluarkan perasaan tersebut. Serta kondisi tubuh yang lebih lemah daripada
lelaki.
4. Orang-orang
tidak beragama tidak memiliki keyakinan, bahwa diatas dirinya ada kekuasaan
yang lebih besar.
5. Orang
yang terlalu mengejar materi memiliki sifat ngoyo dalam meemperoleh tujuan
kegiatannya.
D.
PENDERITAAN
DAN PERJUANGAN
Setiap
manusia pasti mengalami penderitaan, karena penderitaan bersifat kodrati yaitu
sudah menjadi konsekwensi manusia hidup manusia hidup bukan hanya untuk
bahagia, melainkan juga menderita.Namun itu tergantung bagaimana manusia
mengurangi rasa penderitaannya.Manusia adalah makhluk berbudaya yang dengan
kreatifitasnya mereka dapat saja mengurangi penderitaannya.Manusia harus
optimis, harus berusaha mengatasi kesulitan hidup karena selain memiliki
masalah yang besar manusia memiliki Tuhan yang lebih besar dari
segalanya.Tetapi Tuhan tidak merubah nasib seseorang kecuali orang itu yang
mengubahnya sendiri.
E.
PENDERITAAN,
MEDIA MASSA, DAN SENIMAN
Dunia
modern sekarang ini memungkinkan terjadinya penderitaan menjadi lebih
besar.Kemajuan teknologi menyejahterakan manusia dan sebagian membuat manusia
menderita.Beberapa sebab lainnya yang menimbulkan penderitaan diantaranya
kecelakaan, bencana alam, bencana perang, dan lain-lain.
Berita
mengenai penderitaan silih berganti mengisi media masa.Itu ditujukan agar
orang-orang yang melihat, membaca, ataupun mendengar dapat tergugah hatinya
untuk membuat sesuatu.Dan tidak sedikit juga sukarelawan yang memberikan
bantuan berupa material ataupun tenaga untuk membantu meringankan para korban
penderitaan.
Media
massa merupakan alat yang tepat untuk mengkomunikasikan peristiwa-peristiwa
penderitaan manusia kepada masyarakat. Dengan demikian masyarakat dapat segera
menentukan sikap antar sesame manusia.Tetapi tidak kalah pentingnya komunikasi
yang dilakukan para seniman melalui karya seni.Sehingga penontonnya dapay
menghayati penderitaan serta keindahan karya seni.
F.
PENDERITAAN
DAN SEBAB-SEBABNYA
a. Penderitaan
yang timbul karena perbuatan buruk manusia
Dapat
terjadi dalam hubungan manusia dengan sesamanya ataupun manusia dengan alam
sekitarnya.Penderitaan ini kadang disebut nasib buruk.Perbedaan nasib buruk
dengan takdir itu takdir Tuhan yang menentukan sedangkan nasib buruk itu
manusia yang menyebabkan.
b. Penderitaan
yang timbul karena penyakit, siksaan / azab Tuhan
Penderitaan
manusia dapat terjadi akibat penyakit atau siksaan / azab Tuhan.Namun kesabaran,
tawakal, dan optimisme merupakan usaha manusia dalam mengatasi penderitaan ini.
G. PENGARUH PENDERITAAN
Orang
yang mengalami penderitaan akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan menimbulkan
sikap yang positif ataupun negatif dalam dirinya. Sikap negatif misalnya
penyesalan, kekecewaan, putus asa, dan lain-lain.Kelanjutan dari sikap negatif
ini dapat timbul sikap anti.Anti kawin atau tidak mau kawin, tidak punya gairah
hidup.
Sikap
positif yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan hidup.Bahwa penderitaan
hanyalah bagian dari kehidupan.Hidup bukanlah rangkaian penderitaan, melainkan
perjuangan membebaskan diri dari penderitaan.Sikap positif biasanya kreatif,
tidak mudah menyerah, dan sebagainya.
Apabila
sikap positif dan negatif dikomunikasikan oleh para seniman, maka para pembaca
atau penonton akan memberikan penilaiannya.Penilaian itu dapat berupa kemauan
untuk melakukan perubahan nilai-nilai kehidupan dalam masyarakat dengan tujuan
perbaikan keadaan.
Dan penderitaan juga dapat mendekatkan orang tersebut
kepada sang pencipta, karena setiap penderitaan dan ujian tidaklah bertujuan
untuk menguji setiap insan dan lebih dekat kepada sang ilahi
Banyak juga hal positf dan negatif, tetapi setiap
penderitaan dan ujian mepunyai jalan keluar, tergantung bagaimana kita
menyikapi dan menanggapi hal tersebut. Itu sebagai lika-liku hidup dan membuat
hidup lebih terasa bermakna dan dapat menghargai setiap hal walaupun itu sebuah
hal yang kecil
PEMGALAMAN
Membahas
tentang penderitaan, setiap manusia pasti mempunyai masalah dan tentu
penderitaan. Tetapi bagai mana setiap orang menanggapi masalah dan cobaan yg
diberikan tuhan.
Saya tentu
mempunya masalah, saya mulai dari sma kelas 1 dimana saya sempat tidak naik
kelas karena kesalahan saya sendiri, karena keseringan bolos, saya terlalu asik
bermain game, hobi yang sejak lama tidak pernah mati dimulai dari smp, saya
sayang merasa bersalah terhadap diri saya karen telah mengecewakan kedua orang
tua.
Hampir setiap
malam waktu saya berada diwarnet, dan dihabiskan berteman dengan game, saya
lumayan jago bermain games,di anara teman-teman saya memiliki skil yang bisa
dibilang hebat. dan akibat bermain game yang menurut saya melebihi porsinya
yang tentu mengganggu dan merusak anak seusia saya kala itu, terlebih terhadap
pelajaran.
Selain pernah
tidak naik kelas akibat kebiasaan bermain game pagi siang malam, saya juga
pernah kehilangan sebuah motor kesayang saya yang amat saya sayangi karena itu
adalah teman saya kemana-mana L kala itu
sekitar jam 11 saya berangkat kewarnet hendak bermain, setelah keasikan bermain
sekitar jam 12:30 terakhir melihat nya. Dan ketika pas jam 01:00 malam saya
melihat motor saya tidak ada lagi detempat dimana saya memarkirkan. Sontak saya
kaget dan merasa terpukul, saya sangat merasa sedih pada malam itu
Saya juga
pernah mengalami kecelakaan ketika saya lulus sma, sekitar beberapa bulan yang
lalau, ketikaitu saya bersama teman saya pergi kesuatu tempat mencari pesanan
kakak saya, dimana sehari sebelum saya akan kembali ke jambi, waktu itu
seminggu sebelum lebaran, saya menabrak sebuah mobil pick up dari belakang,
saya lengah dan ketika itu saya menggunakan handphone, padahal jalanan sedang
macet, ketika mobil didepan saya mulai maju, saya mulai jalan dan tidak melihat
kedepan ketika mobil itu berhenti.
Dari kejadian
itu ibu saya yang mengetahui sempat sangat marah akan keteledoran saya, dan
melarang saya untuk melanjutkan kuliah, tentu tidak hanya alasan itu saya ibu
saya melarang saya untuk tidak kuliah, dia mulai tidak percaya kepada saya,
dengan yang sudah ada saya bersama hobi saya bermain game hanya akan berujung
sia-sai.
Tapi saya
mulai sadar, sudah banyak kesalahan dan waktu yang telah saya buang sia-sia,
dengan tekat dan pengalaman yang sudah ada, saya sekarang kuliah disalah satu
universitas ternama di jakarta, bahkan salah satu terbaik di indonesia, saya
bertemu dengan teman-teman yang sangat baik, dan saya juga bertemu seorang
wanita yang menarik perhatian saya, dia seorang yg berkepribadian baik, dia
juga pintar dan rajin.
Dulu saya
pernah mencoba melamar ke universitas negri, tetapi hasilnya nihil, saya tidak
diterima. Saya mencari informasi tentang universitas gunadarma. Ya mungkin ini
sudah jalan yang ditakdirkan dan bertemu teman-teman yang baik dan juga lucu,
bahkan bisa dibilang gila. Sekian dan terimakasih huuuh

No comments:
Post a Comment